Diduga, Poknak Buah Mangga Jual Sapi Bantuan

KBB, (PERAKNEW).- Dana Bantuan Aspirasi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Prov Jabar) seniali Rp100 Juta telah direalisasikan Tahun 2010 silam ke Kelompok Ternak (Poknak) Buah Mangga, Desa Cipada, Kabupaten Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang diketuai Utar untuk pembiayaan ternak sapi agar dapat dimanfaatkan hingga beranak pinak dan bisa mensejahterakan masyarakat setempat dibidang peternakan sapi.

Namun, uang rakyat senilai itu yang dibelikan sapi pada waktu itu, sebanyak 10 ekor, kini raib tak ada sisa, alias diduga di gelapkan oleh pihak pengelola, yaitu Kelompok Ternak Buah Mangga.

Berdasarkan hasil investigasi Perak di lapangan, 10 ekor sapi tersebut diduga dijual oleh pengurus kelompok ternak itu. Saat dikonfirmasi, Bendahara Kelompok Ternak Buah Mangga mengatakan, “Bantuan tersebut sudah lama, pada Tahun 2010 untuk ternak sapi dan sekitar tahun 2012 sapi-sapi sudah dijual semua, ada yang pakai buat perbaikan rumah, ada juga dipakai buat makan. Bentuan sapi tersebut didapat dari Dewan Provinsi, sebesar seratus juta. Kalau memang mau konfirmasi, sebaiknya datang sama yang memberi bantuan, kejadian ini sudah empat kali pak, bahkan yang memberi bantuan sudah mengecek,” akunya polos, saat dihubungi via handponennya.

Sementara, Kepala Desa Cipada, Edi Yuyus membenarkan adanya penjualan hewan ternak bantuan dari pemerintah itu, “Ia sapi-sapi itu dijual, seharusnya dikembangbiakan, bukan dijual. Biar aparat hukum yang menentukannya, apakah menurut hukum boleh sapi- sapi bantuan dijual sampai habis,” ujarnya.

Menyikapi masalah tersebut, Kepala Dinas Peternakan KBB, saat dikonfirmasi via handponenya berjanji akan melakukan penyelidikan dan pihaknya akan kros cek ke lapangan, “Saya akan segera cross chek kelapang untuk mencari tahu kebenarannya,” katanya. Rushendi